Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Disbudpar Jatim Apresiasi Insan Budaya dan Pariwisata Jatim 2025

BERKAH News24 - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengadakan agenda Apresiasi kepada Insan Budaya dan Pariwisata Jawa Timur Tahun 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (26/3/2025).

Agenda ini bertujuan untuk memberi motivasi dan apresiasi kepada para seniman di Jatim atas dedikasi dan kontribusinya untuk lebih bekerja dan berekspresi dalam rangka kemajuan kebudayaan.


Apresiasi tersebut, diberikan kepada 1000 orang seniman, tunjangan kehormatan kepada 148 orang juru pelihara, dan Empowerment and Resilience Desa kepada 4 desa wisata. Selain itu, dalam keesempatan ini juga dilaksanakan peluncuran Kalender Wisata Unggulan Jawa Timur Tahun 2025 kepada perwakilan pelaku usaha pariwisata, media, dan asosiasi.

Pada kegiatan ini, dilakukan penyerahan secara simbolis Apresiasi seniman dan pemberian Tunjangan Kehormatan kepada Juru Pelihara Cagar Budaya kepada 100 orang penerima, apresiasi kepada 4 desa wisata, dan penyerahan Kalender Wisata kepada 4 perwakilan usaha pariwisata. 

Apresiasi Sebagai Bentuk Penghargaan dan Motivasi

Apresiasi Kepada Insan Budaya dan Pariwisata ini, diharapkan tidak hanya sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada Seniman, Juru Pelihara, dan Pelaku wisata namun juga untuk menghargai dedikasi mereka dalam memajukan kebudayaan dan pariwisata Jawa Timur, juga untuk memotivasi agar kedepannya insan-insan budaya dan pariwisata lainnya untuk dapat melakukan hal serupa.

Adapun apresiasi yang diberikan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah ini, berupa uang tunai dan sembako, dengan total nilai Rp950 juta. Penghargaan diserahkan kepada 100 seniman perwakilan dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Dalam keterangannya, Kepala Disbudpar Jatim, Evy Afianasari, menjelaskan, pemilihan penerima penghargaan tersebut prosesnya dilakukan melalui kurasi ketat berdasarkan rekomendasi dari kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Ini bukan sekadar penghargaan bagi siapa saja yang berkecimpung di dunia seni, tetapi bagi mereka yang telah membuktikan diri melalui karya dan kontribusi nyata terhadap kebudayaan Jawa Timur," jelas Evy.

Ia menerangkan, tunjangan penghormatan juga diberikan kepada 148 juru pelihara cagar budaya, yang setiap hari berjuang menjaga cagar wisata maupun situs bersejarah agar tetap lestari. 

"Total tunjangan sebesar Rp244 juta, penghargaan ini diharapkan menjadi dorongan agar peran penting mereka semakin diperhatikan," terang Evy.


Desa Wisata dan Pelaku Usaha Pariwisata 

Tak hanya kepada para seniman dan pemelihara situs cagar budaya, karena di Jatim desa wisata juga terus membuktikan eksistensinya yang menarik wisatawan. Maka, dalam acara ini, empat desa wisata unggulan yang telah memenangkan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) juga menerima bantuan pengembangan senilai Rp1 miliar.

Evy menyebutkan, bantuan tersebut mencakup, pelatihan sertifikasi pengelola desa wisata untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing, dan bantuan sarana produktif guna mendukung kegiatan wisata dan meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Selain itu, Ia juga menjabarkan, dalam desa wisata ini Disbudpar Jatim memperkenalkan program Desa Wisata Bersih, sebagai bagian dari upaya menciptakan destinasi yang lebih nyaman dan berkelanjutan.

"Untuk mewujudkan desa wisata bersih tersebut, kami bekerja sama dengan Asosiasi Toilet Indonesia, East Java Ecotourism Forum dan, Indonesia Menuju Hijau," sebut Evy.

Program Desa Wisata Bersih ini, Evy mengatakan, di dalamnya dilakukan seleksi desa wisata yang memenuhi standar kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan (CHSE). 

"Desa wisata yang lolos kurasi akan mendapat predikat Desa Wisata Bersih, dan penghargaan akan diberikan dalam Festival Dewi Cemara mendatang," beber Evy.

Peluncuran Kalender Wisata Jatim 2025

Guna mengangkat potensi wisata di Jawa Timur, Evy pun memaparkan, dalam agenda ini Kalender Wisata 2025 pun resmi diluncurkan. Kalender ini diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah kepada perwakilan usaha pariwisata, media, dan asosiasi wisata. 

Kalender tersebut memuat berbagai agenda wisata unggulan sepanjang tahun yang diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

"Diharapkan kalender tersebut dapat menjadi pemantik untuk meningkatkan Tingkat kunjungan wisata sehingga berdampak positif bagi kesejahteraan para pelaku usaha pariwisata," kata Evy.

150 Voucher Wisata Gratis Dukung Pariwisata Jatim

Guna mendukung pariwisata di Jawa Timur, Evy mengungkapkan, dalam agenda ini juga turut dilaksanakan pembagian 150 voucher wisata gratis ke Wisata Atlantis Surabaya. Voucher tersebut diserahkan kepada Pondok Pesantren, Yayasan Yatim Piatu, dan Seniman Jawa Timur. 

Diharapkan, pemberian voucher wisata gratis ini dapat memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan di momen liburan bagi para penerima. Dengan voucher ini, Evy menyebutkan, Pemprov Jatim memberikan kesempatan rekreasi yang setara bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. 

"Kami ingin semua lapisan masyarakat bisa menikmati pengalaman wisata yang menyenangkan, terutama mereka yang mungkin tidak memiliki akses untuk berlibur," ucapnya.

Apresiasi kepada insan budaya dan pariwisata Jatim ini, dikatakan Evy, adalah untuk membangun ekosistem budaya dan wisata yang maju dan berdaya saing di Jawa Timur. Ia menjelaskan, agenda ini juga jadi bagian dari visi pembangunan Nawabakti Satya, Gubernur Jawa Timur, bahwa budaya dan wisata tidak boleh dipisahkan dari pembangunan ekonomi daerah. 

"Jawa Timur harus dikenal bukan hanya karena alamnya yang indah, tetapi juga karena budayanya yang kaya. Pariwisata ke depan harus berkualitas dan berkelanjutan, menjadikan budaya sebagai daya tarik utama," pungkas Evy.(kominfo jatim)

close
Pasang Iklan Disini