Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Jembatan Rusak, Warga Ponorogo Seberangkan Keranda Pakai Bambu

BERKAH News24 - Viral keranda jenazah diseberangkan oleh warga menggunakan bambu untuk bisa mencapai tempat makam. Peristiwa itu ternyata terjadi di Desa Munggu, Bungkal, Ponorogo.

Warga terpaksa memindahkan keranda jenazah dengan melewati sungai karena jembatan yang merupakan akses satu-satunya roboh. Pemindahan keranda jenazah itu terjadi pada Rabu (19/3) sekitar pukul 16.00 WIB.


Almarhum, Saitun (70) merupakan salah satu warga yang terisolir dampak dari ambrolnya jembatan Tugu di Dusun Sumberejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.

Ketua RT 06, Paniran menerangkan bahwa jembatan akses warga satu-satunya telah putus diterjang banjir pada Senin (17/3). Akibatnya warga pengiring jenazah terpaksa harus menandu keranda melewati sungai untuk menuju makam setempat.

"Jembatannya kan putus, alternatif satu-satunya ya hanya naik ini, karena lewat pinggir sungai juga tidak bisa, hanya pakai bambu ini," terang Paniran kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).

Paniran menambahkan prosesi pemindahan keranda menyeberangi Sungai Sumberejo pun berlangsung dramatis. Pasalnya, warga harus menuruni tebing sungai setinggi empat meter.

Tidak hanya itu, kondisi jalan yang licin akibat lumpur dan air sungai pun menjadi kendala tersendiri. Akhirnya warga berinisiatif membuat jembatan dari dua bilah bambu untuk menarik keranda dari bawah menuju ke atas sungai.

"Rumah sama makam jaraknya sekitar 2 kilometer, jauh, dan ini jalan satu-satunya. Makam itu berada di seberang sungai," jelas Paniran.

Sementara itu, salah satu warga bernama Gitu mengatakan untuk bertakziah, dirinya terpaksa berjalan kaki sejauh 5 kilometer dari rumahnya menuju ke rumah almarhum karena terhalang jembatan yang ambrol.

"Ya nekat menyeberang sungai, motor ditaruh di atas, ada kalau jalan 5 kilometer," kata Gitu.

Sebelumnya, Senin (17/3/2025) malam, Ratusan warga Dusun Sumberejo, Desa Munggu, Bungkal terisolir akibat jembatan Tugu ambrol. Jembatan yang sudah berusia 16 tahun itu tidak mampu menampung debit air Sungai Sumberejo.

Akibat jembatan yang ambrol, ada 4 RT yang terisolir. Jembatan Tugu ini merupakan akses satu-satunya warga.(detikjatim)

close
Pasang Iklan Disini