BERKAH News24 - Mobil rombongan warga asal Jember nyasar di wilayah perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Mobil itu ditemukan masuk parit gegara mengikuti arahan Google Map.
Peristiwa itu terjadi Rabu (2/4) dini hari. Kendaraan mini bus itu dievakuasi petugas Damkar Banyuwangi dari parit tempat mobil itu terperosok sekitar pukul 02.30 WIB.
"Kemarin Rabu sekitar jam 02.39 dini hari itu," kata Koordinator Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Genteng, Sutikno saat dikonfirmasi, Kamis (3/4/2025).
Mobil itu diketahui dikendarai oleh pria yang bernama Jamilul Huda. Dia dan keluarganya berangkat dari Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Jember hendak bersilaturahmi dengan sanak saudara di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.
"Mereka semula menempuh jalur semestinya, yakni lewat Gumitir. Namun setelahnya mereka membuka Google Maps, niatnya lewat jalur alternatif," kata Sutikno.
Bukannya sampai ke tujuan lebih cepat, kendaraan yang mereka tumpangi malah masuk ke kawasan Perkebunan Kendenglembu dan menuju ke jalan buntu hingga terperosok ke parit saat hendak putar balik.
Karena kesulitan mengevakuasi kendaraan yang terjebak di jalan yang sempit dan berlumpur, mereka akhirnya meminta bantuan Damkar setempat.
"Jadi saat memasuki jalan raya di Kecamatan Glenmore, mobil masuk ke kanan lurus ke perkebunan Kendenglembu. Dikiranya jalur yang ditempuh adalah jalan alternatif tetapi malah menemui jalan buntu," lanjut Sutikno.
Karena kondisi yang sepi, jalan gelap dan kendaraan terperosok ke parit, akhirnya mereka mencari nomor darurat Damkar Banyuwangi dan meminta tolong dibantu agar bisa keluar dari jalur yang sebenarnya tidak jauh dari permukiman warga.
"Laporan masuk ke Damkar pukul 03.02 WIB. Lalu kami tiba dilokasi sekitar pukul 03.35 WIB," jelasnya.
Meski parit tak sebegitu dalam akan tetapi roda mobil itu terus selip karena terjebak lumpur. Petugas Damkaryang tiba di lokasi membantu evakuasi mobil itu dengan cara menariknya dengan mobil tangki.
"Kami langsung lakukan penanganan dengan menarik kendaraan menggunakan kendaraan tangki. Alhamdulillah bisa dievakuasi hanya dalam waktu 15 menit," pungkasnya.(detikjatim)